Photobucket
Dengar dan Saksikan siaran saya di Web ini setiap hari pukul 10-12.Dalam acara Bisnis Global kami hadirkan info bisnis aktual, kisah sukses ,motivasi enterpreneur dan info inspiratif lainnya. Bila Anda ingin Menghubungi kami , kontak ke no HP 08123945684, Pin BB 74E96D53 Whatsapp : +6289654775541 Wechat : +6289654775541 FB : @bramwijayabali

Kamis, 09 Februari 2012

MLM sudah suka beriklan Radio?

Mendengarkan kata MLM ( Multi Level Marketing ) maka pikiran kita teringat pada sebuah usaha mandiri yang banyak menelorkan  pebisnis-pebisnis mandiri  dan mereka dalam menjalankan bisnisnya karena menggunakan sistem networking maka dalam proses promosinya mereka hanya gunakan dari mukut kemulut atau word of mouth . Sebagai orang  radio akan berpikir bahwa usaha mereka tidak suka beriklan di media elektronik apalagi cetak . 

MLM yang merupakan bisnis jaringan lebih mengandalkan kekuatan jaringan  dan iklan word of mouth  dari para member dan masyarakat yang memberikan testimoni. . Strategi itu memang benar -benar ampuh jadi kebanyakan  produk MLM sepertinya terkesan tidak mau bersentuhan dengan media iklan  Pernah suatu ketika ketika saya menawarkan iklan mereka mengatakan kalau saya beriklan maka saya juga secara langsung bikin maju member cross line yang ttidak beriklan berarti saya membiayai promosi leader yang lain.  Sebagai orang radio saya selalu berpikir "apapun" bisa  dengan radio.

Itu sebenarnya bisa diantisipasi dengan : 
Pertama : menaruh nomor telpon sipengiklan sehingga segala informasi pembelian dan prospek jatuhnya ketangan sang pengiklan bukan member cross line atau leader lain . 

Kedua : alamat juga bisa gunakan alamat  sang pengiklan dalam hal ini leader MLM bersangkutan . Nah bukankah ini tidak kemana-kemana jatuhnya ?. 

Ketiga Buatlah stratgei membuat bonus khusus bagi yang mau beli ditempat  alamat ini tersebut.   Bisnis apapun sekarang ini membutuhkan promosi media yang lebih luas. 

Keempat Karena ini menyangkut persaingan bisnis. Dan buatlah juga strategi  dengan mengatakan pembelian barang dilakukan di Radio . Barang yang ditaruh di radio tentu barang sang pemilik iklan. Radio hanya menerima titipan . titipan ini diberikan radio bisa dengan pembagian keuntungan atau bisa juga karena radio membrikan service bonus pelayanan karena sudah beriklan .

Ke lima . Sang leader dalam hal ini member MLM yang beriklan di radio tersebut memberikan strategi mengundang  masayarakt lewat radio untuk mengikuti sebuah pertemuan peluang bisnis di suatu tempat misalnya Hotel A  dengan tiket masuk sekian rupiah atau free . 

Ke enam bagi radio dengan fasilitas lengkap seperti memiliki ruang raoat yang luas ini juga bisa disewakan ke pengusaha pengusaha networking untuk disewa murah atau dipakai sebagai bonus iklan.

Ke tujuh : Beriklan di radio bagi MLM kesempatan untuk mengedukasi bahwa bisnis  dengan sitim MLM ada sebuah solusi di era krisis dan mengedukasi masyarakat agar jangan berpikiran miring dengan MLM. 


Ke delapan Radio mesti mempublish juga iklan adlips untiuk di publish di Face book milik radio atau Group social network lain.


Semoga dengan informasi ini menjadikan MLM dan Radio sama-sama maju

Nah otomatis dengan strategi ini member MLM tidak mesti merasa dirinya memajukan leader lain . Word of  mouth itu memang ampuh dan murah tapi kalau pelaku MLM jeli sebenarnya beriklan disebuah radio format acara dan sasaran audiens yang tepat pasti ini lebih dahsyat dari mulut kemulut. Apalgi bagi mereka yang sudah menjadi leader dimana penghasilannya sudah pasif income tentu uang sebasar  "itu" kecil sekali dan ini  akan mensuport network diteamnya untuk sukses dengan memberi dukungan dana promosi .Bukankah ini sebuah poerbuatan mulai membuat dan mewujudkan teamnya maju dan otomatis membuat dirinya maju juga.. (bram)



sumber gambar :
http://t0.gstatic.co/images?q=tbn:ANd9GcRlOuSrELePd31AbAYLxXSKeFjFOz0m4ymoIIFhHSjctIBtTo13

0 komentar:

 
Powered by Blogger