Photobucket
Dengar dan Saksikan siaran saya di Web ini setiap hari pukul 10-12.Dalam acara Bisnis Global kami hadirkan info bisnis aktual, kisah sukses ,motivasi enterpreneur dan info inspiratif lainnya. Bila Anda ingin Menghubungi kami , kontak ke no HP 08123945684, Pin BB 74E96D53 Whatsapp : +6289654775541 Wechat : +6289654775541 FB : @bramwijayabali

Selasa, 20 Juli 2010

Radio Hahahi FM


Perkembangan dunia radio memang selalu asyik untuk di teliti perkembangannya khususnya radio swasta. Kalau saya simpulkan maka radio swasta di Indonesia terdiri dari dua bagian perkembangan era sebelum reformasi dan sesudah reformasi.
Era sebelum reformasi saya beri gelar pada radio swasta hanya Radio calling-calling –an radio hahahi yang isinya hanya hiburan dan menyapa pendengarnya saja cuma sebut judul lagu ketawa-ketiwi sudah gitu aja.

Kemudian era sesudah reformasi ,radio diera ini radio seperti terbangun dari mimpi buruk bahwa ternyata radio diera sebelum reformasi tidak bisa berbuat banyak sebagai alat perjuangan dan pemberdayaan masyarakat. Banyak diantara kita belum sadar radio punya potensi luar biasa bila digarap dengan tidak biasa.


Perkembangan dunia radio swasta niaga dan jurnalistik radio di Indonesia sejak 1998 era reformasi, sangat menarik. Berakhirnya monopoli RRI dalam penyiaran berita aktual, membuka pintu bagi radio-radio swasta niaga untuk mengembangkan dan menyiarkan berita aktual mereka sendiri

Dahulu ada kesan radio berita itu tidak laku dijual ke pengiklan dalam perkembangan yang ada saat ini radio dengan formatberita semakin meningkat apalagi berformat kombinasi hiburan dan berita. Lihatlah Radio yang memainkan hatinurani rakyat mampu menggeliat terbukti pengiklan bukannya ogah untuk beriklan tapi justru rebutan jadi sponsor tunggal di setiap acara interaktif. Karena acara ini yang mendengarkan segala lapisan .
Dialog interaktif menjadi sarana di mana pendengar bisa langsung terlibat dalam masalah-masalah ekonmi, sosial, budaya maupun politik yang dihadapi masyarakat. Demikian antara lain hasil penelitian Edwin Jurriƫns di Indonesia.

Memang radio siaran swasta harus berbenah untuk formatrnya masing-masing dan sudah saatnya radio mesti pelajari dengan sungguh-sungguh Jurnalistik Radio dan Jurnalistik online karena saat ini sudah era yang tepat keterbukaan informasi yang begitu lebar dengan persaingan yang ketat. etika jurnalistik juga mesti ditanamkan juga bagi awak radio diera keterbukaan serba digital ini .

Edwin Jurriƫns dari The University of New South Wales Canberra - Australia adalah lulusan sastra Indonesia Universitas Leiden. Saat ini ia mengikuti semester pendek selama 3 bulan di IIAS - International Institute For Asian Studies di Leiden dengan topik penelitian : perkembangan jurnalistik radio di Indonesia akhir tahun 1990-an. Demikian seperti dikutip dari http://static.rnw.nl

Ia melakukan studi lapangan di enam kota besar di Indonesia. Di Radio MaraGhita Bandung, El Shinta - KBR68H - dan Trijaya FM di Jakarta, Suara Surabaya di Surabaya, Global FM di Bali, Suara Padang di Padang dan Yogjakarta.

Yang menarik dari penelitiannya mengenai Talkshow di radio adalah misalnya penggunaan bahasa daerah, pemilihan topik pembicaraan yang sangat beragam, para pembicara yang diundang berdialog, suasana dialog dan sebagainya. Bagaimana dengan persaingan antara radio dan televisi yang oleh beberapa radio swasta niaga dipandang mencemaskan ?

Masih adakah peran bagi radio sebagai salah satu media informasi dan hiburan berkaitan dengan semakin maraknya stasiun televisi swasta dan internet ? Ya radio mesti suka atau tidak suka terima keniscayaan ini untuk melahap tehnologi IT .
Radio Swasta kembali tertantang diera tehnologi IT /Digital .Menurut analisa saya radio diera tehnologi internet/IT ada kecenderungan akan kelagapan juga merebut ruang dunia maya agar perkembangangan coverage area menjadi tak terbatas sehingga jumlah pendengar menjadi lebih banyak lagi.
Semoga tantangan ini membuat radio semakin berbenah sebab Koran majalah banyak yang sudah online-kan medianya karena sadar perkembangan pengguna internet sangat deras disamping itu juga kertas akan langka seiring dengan hutan yang semakin sedikit .

Ini adalah tanda-tanda yang sudah saya lihat akhir-akhir ini betapa banyak orang yang sudah menganggap HP dengan fasilitas internet sebagai bagian dari hidupnya .Lihat saja saat ini banyak orang yang mengajak tidur HPnya didekat bantalnya atau meja disamping tempat tidurnya. Pagi-pagi mereka sudah baca berita online melalui HPnya disampingnya sudah ada secangkir kopi.

Dulu ketika radio diajak untuk bikin format berita /informasi semua pada ogah tapi kenyataannya sekarang berbondong-bondong ber-berita ria lalu sekarang ketika diajak untuk bercanggih ria dengan menyentuh tehnologi IT masih ada yang ogah?

0 komentar:

 
Powered by Blogger