Photobucket
Dengar dan Saksikan siaran saya di Web ini setiap hari pukul 10-12.Dalam acara Bisnis Global kami hadirkan info bisnis aktual, kisah sukses ,motivasi enterpreneur dan info inspiratif lainnya. Bila Anda ingin Menghubungi kami , kontak ke no HP 08123945684, Pin BB 74E96D53 Whatsapp : +6289654775541 Wechat : +6289654775541 FB : @bramwijayabali

Kamis, 18 Maret 2010

Penjaja Mainan Dan Penyiar


Belajar dari seorang penjaja mainan anak-anak saya melihat penjaja ini mampu memainkan posisinya ketika melayani anak-anak. Barang yang dijual harganya berkisar 1000 sampai 5000. Harga mainan yang dijual lebih dari Rp 5000 tidak ada. Rupa-rupanya si penjual ini tahu betul berapa sih rata-rata uang sangu yang dibawa oleh anak-anak Sekolah Dasar (SD). Tentu pedagang ini tidak memeriksa kantong sang murid tapi berdasarkan analisa uang pecahan yang dikeluarkan anak-anak saat membayar yaitu berkisar pecahan 1000 dan 5000

Dan ketika melayani anak-anak dua penjaja ini kerap bercanda dengan anak-anak . Kalau sudah penjaja suka bercanda itu pertanda dia ramah dan bahkan dia hapal beberapa nama sang anak . Sebuah contoh bentuk pelayanan alami dari sang penjaja ini. Penjaja ini tahu betul kapan jam pulang anak sekolah disana ia kerap menunggu.
Setelah anak pulang sekolah iapun keliling menuju tempat lain atau menuju pasar dan setelah itu iapun siap-siap menuju sebuah tempat les yang diselenggarakan oleh guru-guru. Bisa ditebak pulang les anak-anak menyerbu dagang mainan ini.
Dan yang lebih hebatnya dua penjual mainan anak-anak ini tidak merasa bersaing walaupun ada penjaja lain yang menjual barang yang sama.
Belajar dari pedagang mainan ini sebenarnya sebagai penyiar radio mampukah kita membawa visis misi radio tempat kita siaran seperti uletnya pedagang mainan ini . Apakah penyiar saat siaran mampu menjual dagangannya dalam hal ini acaranya agar mempunyai daya tarik bagi pendengarnya dan pengiklan .
Akan sangat mubazir bila misi radio untuk menjaring pendengar dewasa tapi cara bicara kita atau acara yang kita suguhkan tidak memberi daya tarik bagi orang dewasa ? atau justru membuat daya tarik bagi anak muda .
Sangat aneh rasanya bila sang penyiar mengaku bekerja disebuah radio dengan segment orang dewasa tapi lagu yang putar ada lagu baru dan itu jadi kesukaan pribadinya , tidak sesuai dengan selera pendengar yang disasar . Ini akan berakibat radio tidak memiliki “kepribadian “ atau secara pribadi sang penyiar bisa dicap sebagai penyiar jadi-jadian.


0 komentar:

 
Powered by Blogger