Photobucket
Dengar dan Saksikan siaran saya di Web ini setiap hari pukul 10-12.Dalam acara Bisnis Global kami hadirkan info bisnis aktual, kisah sukses ,motivasi enterpreneur dan info inspiratif lainnya. Bila Anda ingin Menghubungi kami , kontak ke no HP 08123945684, Pin BB 74E96D53 Whatsapp : +6289654775541 Wechat : +6289654775541 FB : @bramwijayabali

Rabu, 30 September 2009

Salah Baca Berita Dan Antisipasinya

Dalam dunia Radio dan TV tidak sama dengan koran kalau pendengar tidak mengerti maka pendengar tidak punya daya dan upaya untuk meminta ulang bacaan beritanya . Kecuali koran yang pembacanya bisa mengulang berkali-kali. Untuk itu penyiar radio dan TV harus punya persiapan yang ekstra agar baca berita penyiar tidak bikin pemirsa kebingungan.

Ketika penyiar on air membaca berita kemudian lidah keblibet lalu terjadilah kesalahan baca yang tidak disengaja apa yang seharusnya penyiar lakukan atas kesalahan itu? Kesalahan baca itu manusiawi . penyiar kelas dunia dimanapun pasti pernah salah baca ,keblibet .

Salah baca karena keseleo lidah, sakit batuk atau apalah namanya pasti pernah dialami penyiar . Selama ini saya amati ada bermacam-macam reaksi penyiar ada penyiar yang bilang “maaf maksud kami”, “kami ulang “, “maaf”, dan ada yang tidak bereaksi apa –apa seolah-olah tidak terjadi apa-apa istilah teman-teman penyiar “tabrak lari ” . Saya juga pernah mendengar penyiar tidak bilang apa-apa lalu dia mengulang kata yang salah tadi dan melanjutkannya sampai tuntas.

Bila salah kata

Saya pernah dengar penyiar melakukan kesalahan baca berkali-kali sebanyak itu pula dia mengucapkan kata “maaf”. Umpama pengucapan yang salah sampai 3 kali dan mengucapkan maaf sampai tiga kali ini justru akan mengganggu isi berita dan akan menimbulkan pertanyaan apakah –penyiar ini tidak siap atau jangan-jangan penyiar ini suka minta maaf
Lalu apa sebaiknya penyiar lakukan ketika terjadi kesalahan ? : jawabanya ulangi saja kata yang salah tanpa mengucapkan apa-apa lagi (seperti “maaf” dan lain-lain ) lanjutkan naskah sampai tuntas.
Penyiar harus punya sistim target yaitu target hari ini nol kesalahan realisasinya bagaimana.

Bila salah kalimat

Yang dimaksud salah kalimat adalah penyiar baca kalimat tidak sesuai kaidah baca sehingga mengandung pengertian yang salah dari maksud yang sebenarnya dan bisa juga karena seharus . dalam kondisi ini bila penyiar tersebut peka maka sang penyiar meski mengulang kalimat tanpa bilang apa-apa lagi (seperti maaf dan lain—lain) bila kata maaf terucap dikhawatirkan kata maaf adalah bagian dari kalimat atau naskah)

Bila penyiar batuk

Membaca berita kemudian penyiar batuk atau tenggokan gatel sehingga reflek kita berdehem atau batuk itu adalah kesalahan yang wajar dan manusiawi. Lalu apa yang dilakukan ketika suara batuk terlontar ke udara .nah terhadap yang satu ini kata maaf bisa kita ucapkan lalu lanjutkan pada kalimat awal.

Kesalahan baca berita jangan jadi ciri khas

Walaupun kesalahan dalam baca berita adalah manusiawi dan wajar tapi janga sampai penyiar tidak hati-hati karena bila kesalahan baca itu sering terjadi maka hukuman yang akan kita dapatkan adalah pemirsa akan mengatakan : kalau sudah si A siaran pasti banyak salahnya. Apakah sebagai penyiar mau pendengar menanamkan image negative itu tentang cara baca berita kita ?. Justru kita harus balik kalau sudah si A baca berita luar biasa !

Meminimkan Kesalahan Baca

Penyiar sejak sebelum on air harus teliti apakah ada kalimat asing atau kalimat yang janggal. Periksa juga apakah ada salah ketik dari editor salah ketika dari editor yang belum diteliti akan dibaca secara bulat dan utuh oleh penyiar padahal itu salah , contoh kata "padahal" tertulis padahul dan dibaca padahul oleh penyiar bukankah itu akan membingungkan pemirsa dan kedengarannya lucu .

Jangan lupa pengucapan jumlah atau bilangan rentan pada kesalahan baca untuk itu pastikan kita mampu menyebutnya nanti saat On Air. Faktor psikis juga berpengaruh maka pastikan kita dalam kondisi mood dan mantap luar dalam ketika baca berita.
(Bram Wijaya)



3 komentar:

Shin-kun mengatakan...

hehehe, bisa buat belajar neh kalo suatu saat dapet kesempatan jadi MC :p...

solo punya mengatakan...

wah tip untuk penyiar yach,hehe...
saya blogger kalo salah ketik hehe diedit

Pengumpul Blog mengatakan...

Memang benar kita sebagai manusia tentu ada kelemahannya tersendiri. Tetapi cuba bayangkan kalau pembaca berita tersalah bacanya. Apa akan terjadi? Tentu sahaja informasi yg di bacakan tidak betul dan dan dapat membuatkan keadaan yang kurang menyenangkan berlaku....

Terima Kasih

 
Powered by Blogger