Photobucket
Dengar dan Saksikan siaran saya di Web ini setiap hari pukul 10-12.Dalam acara Bisnis Global kami hadirkan info bisnis aktual, kisah sukses ,motivasi enterpreneur dan info inspiratif lainnya. Bila Anda ingin Menghubungi kami , kontak ke no HP 08123945684, Pin BB 74E96D53 Whatsapp : +6289654775541 Wechat : +6289654775541 FB : @bramwijayabali

Kamis, 16 April 2009

ALAM SUDAH BERI KEAHLIAN WAWANCARA

Tugas wawancara adalah momok yang yang cukup menakutkan bagi presenter baru . Mereka mengatakan "Aduh apa bisa ya?"...Saya mengatakan pasti bisa masalahnya belum terbiasa. Ketahuilah sebenarnya sebelum jadi presenter ,para presenter sebenarnya sudah menjadi pewawancara yang handal ketika dia bergaul dalam kehidupan sehari-hari . Lihatlah Ibu-ibu yang saya photo mereka sedang lakukan komunikasi dan percakapan mereka adalah contoh pelajaran alami yang harus kita transformasikan ke dunia siaran TV dan Radio .cuma sekarang tinggal memolesnya dengan standard Radio dan TV


Tahukah anda pada dasarnya kita semua orang terlepas dari dia orang media atau tidak sebenarnya semua pintar lakukan wawancara . Kalangan atas kalangan bawah atau atas dalam sehari-hari kehidupan kita sebenarnya sudah melakukan sebuah komunikasi seperti wawancara layaknya penyiar TV dan Radio ..Oh ya jangan percaya dulu ,seperti terlihat digambar kalau seseorang ketemu teman atau orang yang tidak dikenal pasti unsur-unsur yang terkandung didalamnya : 1 Ada pertanyaan ,2 Ada jawaban dan 3 Ada opini. . Tulisan ini bukanlah tips –tips wawancara tapi saya ingin meyakinkan bahwa orang awam mampu lalukan wawancara. Silahkan meneliti apa yang anda dengar ketika dua teman anda bicara pasti ada tiga hal utama ,ada pertanyaan ,jawaban dan opini.

Contoh saya ,menangkap inti inti pembicaraan dua Ibu-ibu ini ketika menunggu anaknya di sekolah di salah satu SMP di Denpasar dengan menggunakan bahasa Bali dan. inilah percakapannya kalau di Indonesiakan intinya:

Ibu A : gimana bu kapan mulai sekolah gratis (Tanya)
Ibu B : mana saya tahu.. tidak tahu bu (jawab)
Ibu A : Ibu yakin sekolah bisa gratis (Tanya )
Ibu B : Gratis apanya dulu kan perlu kejelasan dulu (jawab)
Ibu A : Maksudnya (Tanya )
Ibu B : begini bu gratisnya itu harus jelas gratis SPP atau Uang Gedung tetap bayar
Atau gratis bebasSPP atau buku tetap bayar ,kalau menurut saya lebih baik gratis
menyeluruh dari SPP,Uang Gedung ,Buku bahkan uang seragam kalau perlu
di gratiskan..kalau perlu uang jajan anak-anak dikasih (opini)
Ibu A : Hah ! sampai uang jajan mimpi !tidak mungkin (opini
Ibu B : Maksud saya begini kalau pemerintah mampu 3 hal gratiskan SPP, Uang gedung,baju Seragam hebat dah pokoknya ,kalau yang digratiskan SPP percuma sementara pungutan yang lain masih merjalela.(opini)

Ini adalah sebuah contoh kecil yang sering kita lihat dan rasakan sehari-hari ketika anda ketemu orang tua baru pulang nak …baru pak ….dapat pelajaran apa …computer pak dst
Kemudian ketika kita pakai bus ketemu orang di bus tentu ada saling sapa …Bapak mau kemana …saya ke bandung…dst.
(BERSAMBUNG he he emang hanya sinetron yangbisa bersambung)



0 komentar:

 
Powered by Blogger