Photobucket
Dengar dan Saksikan siaran saya di Web ini setiap hari pukul 10-12.Dalam acara Bisnis Global kami hadirkan info bisnis aktual, kisah sukses ,motivasi enterpreneur dan info inspiratif lainnya. Bila Anda ingin Menghubungi kami , kontak ke no HP 08123945684, Pin BB 74E96D53 Whatsapp : +6289654775541 Wechat : +6289654775541 FB : @bramwijayabali

Selasa, 05 Agustus 2008

SELEKSI ALAM TERUS BERJALAN

Seorang rekan siaran curhat sama saya tapi ceritanya bikin kita benar-benar dahi ikut ngernyit juga Ia mengatakan ada awak radio yang bisanya mengeluh terus , Dari keluhan yang sepele tidak disediakan minuman sampai keluhan pada manajemen ,tidak kalah hebohnya dia negatif thingking sama semua rekan kerja ,seolah-olah dia punya prinsip keluhan adalah kehidupanku tidak ada orang yang baik dimatanya didalam satu atap tempatnya bekerja.

Tapi apa yang terjadi awak radio ini tidak melakukan apa-apa untuk kemajuan dirinya .Dia banyak ngomongin kejelekan orang seolah-olah tidak ada orang baik dihadapannya ,tapi lucunya pekerjaan yang dilakoni hanya mengerjakan satu macam pekerjaan dan pekerjaannya hasilnya tidak mencerminkan profesionalisme apalagi senioritas. Saya dengar cerita itu sebenarnya pura-pura tidak tahu padahal saya juga tahu tapi berusaha sekuat pikiran tidak ikut ngasih bumbu he he .. Saya dengar cerita ini a jadi ingat sebuah lawakan ada orang mengeluh makanannya tidak enak dia menggebrak meja dan memarahi pembantunya tapi lucunya makanan itu dilahap habis malah nanduk ,pembantunyapun ngedumel berani bentak bosnya sampeyan itu udah pernah makan tv 14 inchi nggak bos !! …

Saya menggapi cerita teman ini dengan mengatakan anda jangan meniru sikap seperti itu pertama , Kedua saya bilang disetiap radio institusi apapun ada orang jenis seperti ini , dan yang terskhir saya bilang Jadikan kondisi ini sebagai pelengkap seninya dunia Radio beres dah ! soal dia begini atau begitu bukankah seleksi alam akan terjadi . Kita nggak usah niru kalau niru berrati kita lebih buruk dari dia.

Memang untuk memulai dari awak radio yang biasa –biasa saja menjadi luar biasa kita harus menjadikan kejadian aneh sebagai seni . Tarik nafas yang panjuaannng dalam –dalam yah !
(Bram Wijaya)


0 komentar:

 
Powered by Blogger